INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Lembaga Bantuan Hukum Borneo Nusantara (LBH BN) terus memperkuat profesionalitas, sinergi, dan efektivitas dalam penanganan perkara. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan rapat kerja dan bimbingan teknis (bimtek), yang dirangkaikan dengan pelantikan direktur utama serta direktur baru untuk wilayah Banjarbaru–Martapura pada Minggu, (7/12/2025).
Sejak berdiri tiga tahun lalu, LBH BN menjadi salah satu pilihan utama masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Yayasan Edukasi Hukum Indonesia (YEHI) selaku induk organisasi juga terus meningkatkan kapasitas anggota agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Rangkaian kegiatan akhir tahun seperti rapat kerja dan bimtek kembali digelar, bersamaan dengan pelantikan pengurus LBH BN wilayah Banjarmasin serta Banjarbaru–Martapura. Agenda ini menjadi momentum penting bagi LBH BN untuk melakukan evaluasi serta menyusun program kerja tahun mendatang, ujar Direktur Utama LBH BN, Matrasul.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan hukum. Ia menambahkan bahwa semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi dorongan bagi LBH BN untuk terus memperluas jangkauan pelayanan di berbagai daerah, terang Rasul.
Sementara itu, Direktur LBH BN Banjarbaru–Martapura yang baru dilantik, Ahmadi, menjelaskan sejumlah program yang telah dilaksanakan sejak terbentuk beberapa bulan lalu. Selain memberikan pendampingan perkara pidana dan perdata di pengadilan, pihaknya juga melakukan audiensi dengan kelurahan dan kepolisian guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan bantuan hukum.
Ketua Yayasan Edukasi Hukum Indonesia, Muhammad Pazri, menegaskan komitmen organisasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pencari keadilan di Kalimantan Selatan. Ia menekankan bahwa warga kurang mampu tetap menjadi prioritas, dan dapat memperoleh layanan secara gratis dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.
Pazri juga menyoroti pentingnya profesionalitas dan integritas dalam menangani perkara. Ia berharap seluruh anggota LBH BN di Banjarmasin dan Banjarbaru selalu menjunjung tinggi kode etik advokat, karena membantu masyarakat merupakan amanah yang bernilai bukan hanya untuk kesuksesan dunia, tetapi juga sebagai ladang amal jariah.
(Zyn)

Tinggalkan Balasan