INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Suasana berbeda terlihat saat pembagian rapor di PAUD Terpadu Al Furqan, Banjarmasin Selatan. Jika selama ini pengambilan rapor lebih identik dilakukan oleh para ibu, kali ini para ayah justru hadir langsung ke sekolah untuk mengambil hasil belajar anak sekaligus mengetahui perkembangan pendidikan buah hati mereka.

Kehadiran para ayah tersebut merupakan bagian dari Gerakan Ayah Mengambil Rapor yang digagas PAUD Terpadu Al Furqan di bawah naungan Yayasan Ziadatul Bhaiti. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan pembagian rapor pada Kamis(18/12/2025).

Ketua Yayasan Ziadatul Baiti, Noorlailawati, mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Melalui program ini, para ayah diajak untuk lebih terlibat aktif dalam proses pendidikan anak sejak usia dini.

“Dengan kehadiran ayah di sekolah, anak akan merasakan dukungan emosional secara langsung. Ini penting untuk membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar anak,” Alhamdulillah lebih dari 50 Persen yang mengambil rapor anak hari ini merupakan ayahnya, ujar Noorlailawati.

Ketua Yayasan Ziadatul Bhaiti Noorlailawati saat memberikan sambutan tentang tumbuh kembang anak selama sekolah

 

Ia berharap, inisiatif ini dapat menjadi pemicu bagi para ayah di Indonesia agar tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga terlibat dalam pengasuhan dan pendidikan anak secara berkelanjutan.

Salah satu Orang Tua murid memperhatikan rapor pembelajaran sang buah hati

Salah satu orang tua murid, Syabrian, mengaku senang bisa mengambil rapor anaknya secara langsung. Menurutnya, selama ini aktivitas antar jemput dan komunikasi dengan pihak sekolah lebih sering dilakukan oleh sang istri.

“Dengan datang langsung, saya bisa melihat perkembangan anak dari hasil belajarnya dan mengetahui apa saja yang perlu kami dukung di rumah,” ungkap Syabrian.

Saya juga mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada dewan guru yang telah membimbing dan mengajar anak saya, sehingga terlihat perkembangan yang cukup pesat dari berbagai sisi, tutup Syabrian.

Melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor, pihak sekolah berharap terbangun kesadaran bersama bahwa peran ayah dalam pendidikan anak sangat penting, tidak hanya sebagai pendukung secara materi, tetapi juga sebagai pendamping dan teladan dalam proses tumbuh kembang anak sejak dini.

(Kko)