INFOINAJA.ID, KUALA LUMPUR Pengakuan akademik tingkat internasional kembali diraih oleh putra bangsa asal Kalimantan. Tokoh muda sekaligus mantan Senator dua periode, Dr. Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim atau yang akrab disapa Habib Banua, resmi dikukuhkan sebagai Adjunct Professor oleh Universiti Geomatika Malaysia (UGM).

Penganugerahan gelar bergengsi dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia ini dilangsungkan dalam acara Grand Convocation Ceremony 2026 di World Trade Centre (WTC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (24/6/2026).

Penghargaan ini diberikan tidak hanya kepada Habib Banua, tetapi juga kepada sejumlah akademisi, profesional, dan tokoh terkemuka lainnya dari Indonesia. Pengukuhan tersebut merupakan bentuk apresiasi dunia akademik internasional terhadap kiprah, pengalaman kepemimpinan, serta kontribusi besar Habib Banua dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Menanggapi pencapaian ini, Habib Banua yang juga dosen di Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Universiti Geomatika Malaysia.

Menurutnya, penghargaan akademik ini bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan sebuah amanah untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Pengukuhan ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus membangun bangsa dan negara, yang diwujudkan dalam bentuk karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Habib Banua.

Lebih lanjut, ia berharap momentum penganugerahan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kalimantan, untuk tidak lelah menempuh pendidikan, meningkatkan kompetensi diri, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.

Di sisi lain, pihak Universiti Geomatika Malaysia (UGM) memandang penganugerahan gelar ini sebagai langkah strategis. Group Deputy President II UGM, Prof. Datuk Dr. Mazrin Rohizaq bin Che Rose, menyatakan bahwa gelar yang diraih oleh para tokoh ini merupakan hal yang sangat positif untuk keberlangsungan karier akademik maupun profesional mereka.

Kolaborasi lintas negara ini diharapkan dapat membawa dampak yang lebih baik lagi di masa depan, serta membuka jalan bagi program-program strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian masyarakat di kawasan ASEAN.

Dengan dikukuhkannya Habib Banua sebagai Adjunct Professor, diharapkan mampu membawa angin segar sekaligus dorongan motivasi bagi kemajuan pendidikan di Banua pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

(Kko)