INFOINAJA.ID – Tidak dianggap penting oleh Real Madrid dan Timnas Spanyol, Brahim Diaz malah menikmati momentum terbaiknya bersama Timnas Maroko di Piala Afrika 2025.
Diaz tidak menjalani musim yang indah di kompetisi 2025-2026.
Dia tidak dipertimbangkan menjadi pemain utama Real Madrid oleh pelatih baru, Xabi Alonso.
Los Blancos sudah memainkan total 25 pertandingan di LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey musim ini.
Dari kemungkinan maksimal 2.250 menit bermain, Diaz hanya mendapatkan 484 menit.
Pemain yang pernah menjadi juara Liga Italia waktu dipinjamkan ke AC Milan pada 2021-2022 ini juga tercatat hanya 4 kali menjadi starter.
Praktis tidak terpakai di klubnya, Brahim Diaz malah bersinar bersama Timnas Maroko yang sedang tampil di Piala Afrika 2025.
Pemain kelahiran 3 Agustus 1999 ini selalu menjadi starter dalam 3 laga Maroko di fase grup.
Hebatnya lagi, gelandang serang bertinggi badan 170 cm ini selalu mencetak gol dalam 3 pertandingan tersebut.
Diaz membuka skor laga melawan Komoro di Grup A yang dimenangi Maroko dengan kedudukan 2-0, 21 Desember 2025.
Pada pertandingan kedua menghadapi Mali, eksekusi penalti Diaz memberikan 1 poin dari hasil imbang 1-1.
Terbaru, Diaz mencetak gol lagi untuk membawa Singa-singa Atlas mengalahkan Zambia 3-0, Senin (29/12/2025).
Diaz menjadi pemain Maroko kedua yang mampu mencetak gol dalam 3 laga Piala Afrika secara beruntun setelah Ahmed Feras pada 1972 dan 1976.
Tiga gol Diaz memastikan Maroko lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 dengan status sebagai juara Grup A.
Seperti kondisi di klubnya, Brahim Diaz kini bersinar terang bersama Maroko setelah disia-siakan Timnas Spanyol.
Pada 2021, Diaz sebetulnya sudah pernah memperkuat Timnas Spanyol senior dalam laga uji coba melawan Lituania.
Eks pemain Man City ini bahkan berhasil mencetak gol dalam debutnya bersama La Furia Roja itu.
Akan tetapi, setelah itu Diaz tidak pernah dipanggil lagi oleh Timnas Spanyol.
Setelah dicuekin Spanyol, pemain yang juga pernah dididik akademi Malaga ini akhirnya pindah haluan ke Maroko pada 2024.
Dia masih bisa pindah tim nasional walaupun sudah pernah tampil untuk skuad senior Spanyol karena pelonggaran peraturan FIFA.
Sesuai peraturan yang berlaku mulai September 2020, Diaz bisa pindah karena baru bermain sekali untuk Spanyol saat masih berusia 21 tahun.
Pertandingan melawan Lituania juga dilakukan bukan di ajang kompetitif serta Diaz sudah tidak dipanggil Spanyol selama 3 tahun setelah laga tersebut.
Bersama Timnas Maroko, Brahim Diaz memperlihatkan ketajaman yang luar biasa.
Termasuk 3 gol di Piala Afrika 2025, dia sekarang sudah mengoleksi 12 gol hanya dalam 19 penampilan untuk Singa-singa Atlas.
Sumber : BolaSport.Com

Tinggalkan Balasan