INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati World Cancer Day 2026, Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Cabang Banjarmasin menggelar seminar ilmiah dengan topik “Update Management in Breast Cancer”. Kegiatan ini berlangsung di Fugo Hotel Banjarmasin, Sabtu (07/02/2026).
Ketua POI Cabang Banjarmasin, dr. Winardi Budiwinata, Sp.B, Subsp.Onk(K), mengatakan topik tersebut penting diangkat mengingat kanker payudara masih menjadi jenis kanker terbanyak pada perempuan, baik di dunia maupun di Indonesia.
Menurutnya, di Kota Banjarmasin sendiri, kanker payudara juga menempati posisi teratas sebagai kasus kanker terbanyak pada perempuan.
Karena bersifat seminar ilmiah, kegiatan ini diikuti oleh para dokter, khususnya dokter spesialis yang bergerak di bidang onkologi. Seminar ini bertujuan untuk memperbarui pengetahuan dan wawasan para dokter terkait perkembangan terbaru dalam penanganan kanker payudara.
Selain dr. Winardi sebagai pemateri, seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya dokter spesialis bedah konsultan onkologi, spesialis bedah umum, dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi serta dokter spesialis patologi anatomi, dan dokter2 yang terkait pelayanan bidang kanker payudara.
dr. Winardi menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam penanganan kanker payudara agar pasien mendapatkan terapi yang optimal dan paripurna.
Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan payudara. Mayoritas pasien kanker payudara yang datang untuk berobat masih berada pada stadium lanjut, yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Padahal, lanjutnya, semakin dini kanker payudara terdeteksi dan ditangani, maka tingkat kesembuhan pasien akan semakin tinggi.
Melalui seminar ini, POI Cabang Banjarmasin berharap pengetahuan para peserta, khususnya dokter spesialis onkologi, dapat terus meningkat. Selain itu, kolaborasi antar tenaga medis di bidang onkologi diharapkan semakin kuat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien kanker, khususnya kanker payudara.

(Sns)

Tinggalkan Balasan