INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Mengisi kemuliaan bulan Ramadan 1447 Hijriyah, Yayasan Bina Insan Madani kembali sukses menyelenggarakan program Karantina Al-Qur’an Angkatan VII. Kegiatan intensif ini berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, mulai dari 22 Februari hingga 11 Maret atau bertepatan dengan 4-21 Ramadan 1447 H.

Ketua Panitia, Ustaz Adi Rahman Fadilah, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 94 peserta bergabung, yang tidak hanya berasal dari internal yayasan, tetapi juga sekolah luar (eksternal).

“Peserta mulai dari kelas 3 SD hingga jenjang SMA. Fokus utamanya adalah ziyadah (menambah hafalan baru) dan muroja’ah (mengulang hafalan lama). Namun, kami juga mengutamakan bimbingan akhlak dan ibadah harian agar mereka menjadi hafiz yang tidak hanya kuat hafalannya, tapi juga baik praktiknya,” ujar Ustaz Adi.

Tantangan dan Prestasi Peserta
Menjalani karantina jauh dari orang tua tentu bukan hal mudah, terutama bagi peserta cilik. Ustaz Adi menceritakan ada peserta kelas 3 SD yang sempat menangis karena rindu rumah (homesick) selama empat hari pertama. Namun, berkat dukungan guru dan penguatan dari orang tua, peserta tersebut justru bertahan hingga akhir program.

Capaian peserta pun tergolong impresif. Tercatat ada peserta kelas 6 yang berhasil melakukan muroja’ah hingga lebih dari 5 juz. Sementara untuk kategori menambah hafalan (ziyadah), pencapaian tertinggi mencapai 480 baris atau sekitar 1,5 juz lebih dalam waktu singkat.

Suasana haru menyelimuti acara penutupan. Rina Jayadi, salah satu orang tua peserta bernama Bagas Azza Pratama (Kelas 6C), tak mampu membendung air mata bangganya.

“Ini keinginan terbesar anak saya sendiri. Sebagai orang tua, saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Bina Insan Madani. Meski awal-awal sempat sedih karena kangen rumah, Alhamdulillah anak saya betah dan hafalannya bertambah banyak,” ungkap Rina dengan suara bergetar.

Melalui program ini, yayasan berharap para santri tetap menjaga konsistensi tadarus dan akhlak mulia meski telah kembali ke rumah masing-masing.

(Zhn)