INFOINAJA.ID, BANJARMASIN Dalam upaya menjaring murid berprestasi di bidang sains dan matematika, Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Banjarmasin Selatan kembali menggelar ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kecamatan. Ajang yang selalu dinanti setiap tahunnya ini menjadi medan kompetisi bagi 504 peserta dari berbagai sekolah dasar.

OSN dinilai bukan hanya sebagai wadah untuk menunjukkan kecerdasan akademik siswa, tetapi juga menjadi tolok ukur kualitas pendidikan dan kesiapan anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kompetisi bergengsi ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama, pada Kamis (16/4). Pembukaan dilakukan secara virtual dan terpusat di Gedung Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Banjarmasin Selatan, turut didampingi oleh para pengawas, korwil, serta jajaran panitia penyelenggara.

Kadisdik Kota Banjarmasin Ryan Utama saat membuka OSN 2026 Tingkat Kecamatan Banjarmasin Selatan

Kadisdik Kota Banjarmasin, Ryan Utama, memberikan apresiasi tinggi atas keikutsertaan para siswa yang berhasil mencapai tahap seleksi ini. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti lomba dengan riang gembira dan menjadikannya sebagai pengalaman yang berharga.

“Jadi anak-anak yang sudah sampai tahap ini, untuk mengikuti tahap selanjutnya adalah anak-anak yang hebat dan berprestasi. Nah, ketika nanti mereka akan mewakili tingkat kecamatan, kemudian mewakili tingkat kota, mudah-mudahan sampai ke provinsi dan nasional, itu adalah bonus. Tapi yang paling penting adalah pengalaman mereka, persiapan mereka dalam menuju semua tahapan itu,” ungkap Ryan dalam sambutannya.

Ryan juga berpesan kepada panitia penyelenggara agar ajang OSN ini tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan menjadi bahan evaluasi yang komprehensif bagi dunia pendidikan di Banjarmasin.

Kadisdik bersama Korwil Pengawas dan Panitia inti OSN 2026 Banjarmasin Selatan

“Tadi sudah disampaikan ke panitia penyelenggara di Banjarmasin Selatan dan juga untuk di seluruh kecamatan lain, artinya setiap penyelenggaraan mohon ada bahan evaluasi, baik itu kendala, hambatan, maupun kekurangan. Nantinya mudah-mudahan bisa dievaluasi dan dipenuhi oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk penyelenggaraan yang lebih baik, kemudian juga untuk persiapan anak-anak nanti mewakili ke tingkat provinsi dan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua OSN Kecamatan Banjarmasin Selatan, Mukhsin Yazidi, memaparkan bahwa 504 murid yang berpartisipasi berasal dari tujuh gugus sekolah, baik dari SD negeri maupun swasta. Rincian pesertanya terdiri dari 165 siswa untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 167 siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan 172 siswa Matematika.

“Tujuannya sendiri adalah untuk menjaring dan membina calon peserta didik berprestasi di bidang sains dan matematika. Selain itu, kami ingin mendorong atmosfer kompetitif yang sehat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus menjaring murid untuk melaju ke tingkat kota,” jelas Mukhsin.

Dukungan serupa juga dilontarkan oleh Ketua K3SD Banjarmasin Selatan, Muhammad Arsyad. Ia optimistis kegiatan ini mampu mendongkrak minat siswa terhadap ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan antusiasme siswa. Tentunya kita banyak memiliki talenta-talenta siswa yang memiliki bakat khusus terhadap mata pelajaran yang dilombakan. Kita berharap nanti di tingkat Kota Banjarmasin perwakilan kita bisa menjadi juara dan dapat mengharumkan nama Kecamatan Banjarmasin Selatan,” harap Arsyad.

Sebagai tindak lanjut dari ajang seleksi ini, nantinya dua peserta dengan nilai tertinggi dari setiap cabang lomba di masing-masing gugus akan dipilih untuk mewakili kecamatan ke tingkat kota. Total, akan ada 42 peserta terbaik dari Banjarmasin Selatan yang siap bersaing ketat dengan perwakilan dari empat kecamatan lainnya di Kota Seribu Sungai.

(Zyyn)