BANJAR, infoinaja.id— Akademisi sekaligus komentator politik nasional Rocky Gerung melakukan kunjungan singkat ke Arboretum Ayutirta, kawasan konservasi tanaman seluas delapan hektar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 10, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Dalam kunjungannya, Rocky turut menanam pohon ulin, simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Bumi Lambung Mangkurat, Jum’at (24/10).

Arboretum Ayutirta merupakan kawasan konservasi milik Chendrawan Sugianto, seorang pebisnis air minum dalam kemasan yang juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap kelestarian alam. Ia mendirikan arboretum ini sebagai bentuk dedikasi bagi kedua orang tuanya, almarhum Agung dan Yuliana, sekaligus untuk menjaga keseimbangan ekosistem Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Rocky Gerung mengungkapkan makna simbolis dari penanaman pohon ulin  salah satu pohon khas Kalimantan yang dikenal kuat dan tahan hingga ratusan tahun.

“Penanaman pohon ulin ini adalah simbol masa depan lingkungan kita. Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan ekonomi, manusia sering kali lupa menjaga keseimbangan dengan alam. Karena itu, saya sangat mengapresiasi langkah Pak Chendrawan yang tak hanya fokus berbisnis, tetapi juga berkontribusi menjaga alam,” ujar Rocky.

Sementara itu, Chendrawan Sugianto, pendiri Arboretum Ayutirta, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan Rocky Gerung.

“Pohon ulin ini melambangkan kekuatan dan ketahanan. Ia bisa bertahan hingga 20 generasi atau lebih dari 500 tahun, meski tumbuh lambat. Semoga penanaman ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjaga bumi,” ungkap Chendrawan.

Dosen Antropologi FISIP Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Tony Rudyansyah, turut berharap agar tradisi menanam dan melestarikan alam seperti ini terus dipertahankan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Kalimantan Selatan.

Arboretum Ayutirta sendiri mulai dikembangkan sejak tahun 2012 dan resmi didirikan pada 2019. Kawasan ini terdiri atas enam hektar tanaman keras dan dua hektar sawah produktif, dengan lebih dari 103 spesies tanaman. Beberapa di antaranya merupakan tanaman langka seperti ulin, gaharu, mahoni, maja, dan minyak kayu putih.

Melalui langkah kecil seperti penanaman pohon ulin ini, Arboretum Ayutirta berharap dapat menjadi ruang edukasi dan inspirasi untuk terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.

(Mhl)