Banjarmasin, Infoinaja.id – Menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang digelar pada September lalu di Jakarta, YKI Cabang Koordinator Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Sekretariat YKI Kalsel, Jalan Dharma Praja, Banjarmasin, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan serta perwakilan Dinas Kesehatan dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, yang selama ini menjadi mitra strategis YKI dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di daerah.
Ketua YKI Cabang Koordinator Kalsel, dr. Dr. Ika Kustiyah Oktaviyanti, M.Kes, Sp.PA., Subsp.KV.R.M (K), menjelaskan bahwa Rakorwil ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan hasil Rakernas sekaligus memperkuat koordinasi antar-cabang di Kalimantan Selatan.
“Rakorwil ini merupakan lanjutan dari Rakornas yang kami ikuti di Jakarta. Jadi kami perlu menyampaikan hasilnya ke cabang-cabang YKI di Kalimantan Selatan,” ujar dr. Ika.
Ia menjelaskan, salah satu poin utama dari Rakernas adalah restrukturisasi organisasi, yang kini menjadikan YKI tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga mulai mengembangkan unit usaha agar organisasi dapat lebih mandiri secara finansial.
“Sekarang YKI bukan hanya organisasi sosial, tapi juga memiliki bidang usaha yang bisa menghidupi YKI itu sendiri,” tambahnya.
Selain membahas struktur dan atribut baru, Rakorwil juga menjadi ajang diskusi produktif antarpengurus. Suasana hangat penuh semangat tampak mewarnai pertemuan, terutama bagi cabang-cabang yang selama ini belum aktif.
Dalam kesempatan itu, dr. Ika juga menegaskan pentingnya deteksi dini sebagai langkah utama dalam penanganan kanker.
“Kita jangan lemah dalam menghadapi kanker. Kasusnya bukan semakin sedikit, justru semakin banyak. Tugas kami adalah menemukan kanker secara dini, karena sebenarnya kanker bisa diobati jika ditemukan pada stadium awal,” jelasnya.
YKI Kalsel pun terus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit agar upaya edukasi, pemeriksaan, hingga pengobatan dapat berjalan berkesinambungan.
“Kami mengedukasi masyarakat agar mau melakukan deteksi dini. Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan, dan pengobatan dilanjutkan oleh rumah sakit. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.
Ia mencontohkan, upaya edukasi yang dilakukan YKI selama ini telah membuahkan hasil positif, khususnya dalam penurunan angka kasus kanker leher rahim, yang kini tidak lagi menjadi kanker nomor satu di Indonesia.
Lebih lanjut, dr. Ika menekankan pentingnya komunikasi aktif dan berkelanjutan antara YKI Pusat, YKI Kalsel, dan seluruh cabang di daerah.
“Kami ingin selalu ada komunikasi yang tersinambung antara pusat, koordinator cabang, dan cabang-cabang di Kalsel. Jangan patah semangat dalam menjalankan tugas sosial ini,” tutupnya penuh optimisme.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian yang kuat, YKI Kalsel berharap seluruh pihak terus bergandengan tangan dalam perjuangan panjang melawan kanker demi masyarakat Kalimantan Selatan yang lebih sehat dan sadar pentingnya deteksi dini.
(Kko)

Tinggalkan Balasan