Banjarmasin, Infoinaja.id – Wujud kepedulian terhadap warga kurang mampu terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin. Tahun ini, Baznas merehabilitasi total 15 rumah warga miskin agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Dari total 15 unit rumah yang menjadi sasaran program, sebanyak 10 rumah telah rampung dikerjakan, termasuk milik Ganyut, warga Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat. Rumah milik pria paruh baya itu diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, pada Rabu (5/11/2025).

Ganyut mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengatakan, rumah yang ditempatinya sebelumnya sudah puluhan tahun tidak pernah diperbaiki dan kerap terendam air pasang. “Alhamdulillah, terima kasih banyak Baznas. Setelah saya kena stroke dan istri hanya mencari tanaman genjer, sementara anak bekerja serabutan, tidak mungkin rasanya kami bisa memperbaiki rumah sendiri. Sekarang rumah kami sudah nyaman dan layak huni,” ujarnya penuh haru.

Rumah Ganyut yang berhasil direhab total oleh Baznas Banjarmasin

Baznas Kota Banjarmasin mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 juta per unit rumah untuk perbaikan. Sementara, perlengkapan rumah seperti televisi, lemari, dan kasur berasal dari sumbangan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

Ketua Baznas Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah kota.“Kami tidak hanya memperbaiki rumah, tapi juga memberikan perhatian pada ekonomi keluarga penerima manfaat. Salah satunya melalui bantuan modal usaha kecil agar mereka bisa mandiri,” jelas Riduan.

Selain bantuan rumah, Baznas juga menyalurkan bantuan pembangunan WC sehat sebagai langkah mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan mendukung program pemerintah daerah.“Pemko Banjarmasin tidak bisa bekerja sendiri untuk menangani rumah tidak layak huni. Sinergi dengan Baznas sangat penting agar semakin banyak warga miskin yang mendapat tempat tinggal yang layak,” kata Ikhsan.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat dikelola secara produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui program sosialnya, Baznas Kota Banjarmasin terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, terutama bagi fakir miskin dan warga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal.

Program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mengurangi angka kemiskinan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan masyarakat.

(Kko)