INFOINAJA.ID, BANJARMASIN Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Kota Banjarmasin periode 2026–2031 resmi dilantik, Rabu (4/2/2026). Hj. Habibah kembali dipercaya secara aklamasi untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Pelantikan pengurus FK-PKBM Kota Banjarmasin dilakukan langsung oleh Ketua DPW FK-PKBM Kalimantan Selatan, Achmad Baisuni, dan disaksikan Dewan Penasihat sekaligus Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR. Kegiatan berlangsung di Aula Yayasan Qathrun Nada, Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Achmad Baisuni berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat pendidikan nonformal (PNF) di Kota Banjarmasin.

Ia menegaskan, salah satu fokus utama FK-PKBM ke depan adalah penanganan anak tidak sekolah (ATS) dan anak putus sekolah (APS) yang jumlahnya masih cukup besar di kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.

“Harapan kami, pengurus selalu bekerja sesuai AD/ART dan menjadi satu kesatuan antara DPW dan DPD dalam menjalankan amanah. Anak-anak yang putus sekolah dan tidak sekolah ini harus kita jemput bersama agar pendidikan nonformal ke depan semakin maju,” ujar Baisuni.

Menurutnya, faktor penyebab ATS dan APS sangat beragam, mulai dari persoalan ekonomi, perpindahan domisili tanpa kejelasan, hingga keinginan anak untuk langsung bekerja. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi FK-PKBM.

Sementara itu, Ketua FK-PKBM Kota Banjarmasin terpilih, Hj. Habibah, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebutkan, data anak tidak sekolah di Kota Banjarmasin masih mencapai lebih dari seribu anak.

“Dengan dukungan 24 lembaga PKBM di Kota Banjarmasin, kami siap bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menuntaskan anak-anak tidak sekolah. Harapan kami, lima tahun ke depan tidak ada lagi anak yang tidak mengenyam pendidikan,” ungkap Habibah.

Dukungan juga disampaikan Plt Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nailiyana Noor Azizah. Ia menegaskan PKBM merupakan mitra strategis Dinas Pendidikan dalam meningkatkan peran pendidikan nonformal.

“Selama ini kami rutin berkoordinasi dalam penanganan anak tidak sekolah, serta menganggarkan kegiatan bagi tutor dan peserta didik PKBM se-Kota Banjarmasin. Semoga organisasi ini terus maju dan bersinergi,” tuturnya.

Sebagai informasi, PKBM merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bertujuan memberikan layanan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, kursus keterampilan, serta keaksaraan bagi masyarakat, guna meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial.

(Zyyn)