INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Ratusan santri yang tergabung dalam Perhimpunan Remaja Santri Al Falah Banjarmasin (PRESS AF BMAS) kembali diterjunkan untuk mengabdi dalam kegiatan Pesantren Kilat Ramadan di sejumlah sekolah dasar di Banjarmasin selama tiga hari.
Pada Ramadan 1447 Hijriah ini, PRESS AF BMAS kembali berbagi ilmu agama kepada para siswa sekolah dasar melalui program Pesantren Kilat Ramadan yang telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Pelepasan 230 santri dan santriwati dilakukan secara seremoni oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Ahad (22/2/2026).
Dalam sambutannya, Ananda mengapresiasi konsistensi para santri dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar.
“Program ini sangat positif karena para santri bisa langsung mengamalkan ilmu yang mereka peroleh di pesantren. Ini bukan hanya soal mengajar, tetapi juga membentuk karakter religius, meningkatkan kualitas ibadah anak-anak, serta menanamkan nilai kebersihan dan kedisiplinan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh PRESS AF BMAS, Hj Masriyah, S.P.d, menjelaskan bahwa tahun ini para santri diterjunkan ke 20 sekolah dasar yang tersebar di lima kecamatan di Banjarmasin.
“Total ada 230 santri dan santriwati yang kami turunkan. Di masing-masing sekolah ditempatkan 10 orang santri untuk memberikan materi secara bergiliran selama tiga hari, dari 23 sampai 25 Februari 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, materi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.
“Materinya mulai dari tata cara wudhu dan salat, mengenal nama-nama nabi, tadarus, salat berjamaah, hingga dasar-dasar keislaman yang aplikatif dan mudah dipahami anak-anak,” tambah Masriyah.
Tak hanya fokus pada kegiatan pembelajaran di sekolah, para santri juga dijadwalkan melaksanakan kegiatan sosial pada 26 hingga 28 Februari 2026, seperti pembagian takjil kepada masyarakat, buka puasa bersama, serta santunan ke panti asuhan.
Kepala SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin, Eka Yuliwati, S.P.d, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para santri.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran santri Al Falah sangat membantu, terutama dalam penyampaian materi keagamaan, apalagi di tengah keterbatasan tenaga guru agama di sekolah kami,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, para santri tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga mengasah kepedulian sosial dan semangat pengabdian di bulan suci. Program ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Kota Banjarmasin.
(Zhn)

Tinggalkan Balasan