INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah, termasuk mereka yang tumbuh dan tinggal di panti asuhan. Untuk memberikan semangat dan motivasi, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Muttaqin Sultan Adam menggelar kegiatan refleksi Nuzulul Qur’an dengan menghadirkan psikolog Ceria Hermina sebagai pemateri.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyambung Harapan Anak dalam Cahaya Al-Qur’an: Dari Kepedulian Menuju Pembinaan Masa Depan yang Mandiri” ini berlangsung pada Sabtu (7/3/2026).

Sebanyak 12 panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah turut diundang dalam kegiatan tersebut. Masing-masing panti menghadirkan 10 orang anak serta dua orang pengasuh untuk mengikuti sesi motivasi dan pembinaan.

Dalam pemaparannya, psikolog Ceria Hermina menekankan bahwa peran pengasuh di panti asuhan tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar anak-anak.

Menurutnya, pengasuh juga memiliki tanggung jawab penting dalam menumbuhkan karakter, harapan, serta nilai-nilai keimanan pada anak-anak yang berada di bawah asuhan mereka.

“Peran pengasuh bukan hanya memberi makan dan mengatur kegiatan anak-anak, tetapi juga menumbuhkan karakter, harapan, dan iman mereka,” ujarnya.

Selain sesi motivasi, kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyalurkan bantuan dari para muzakki kepada anak-anak panti asuhan dan para pengasuh. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta paket sembako.

Ketua DKM Masjid Al Muttaqin Sultan Adam, H. Taufik Hidayat, berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi masjid lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Pengasuh Panti Asuhan Putra Bonang, Muhammad Nazli, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada anak-anak panti.

Ia mengapresiasi kegiatan yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga motivasi bagi anak-anak agar tetap semangat dalam meraih masa depan.

“Kami sangat berterima kasih kepada DKM Masjid Al Muttaqin dan para donatur yang telah peduli kepada anak-anak panti. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi anak-anak untuk menambah semangat dan motivasi mereka,” ujar Nazli.

Melalui kegiatan ini diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berperan sebagai pusat kepedulian sosial yang mampu menumbuhkan harapan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak panti asuhan.

(Zhn)