INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – PT Jamkrida Kalimantan Selatan (Perseroda) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Kalimantan Selatan.

Direktur Bisnis PT Jamkrida Kalsel, M. Hanafi, saat konferensi pers bersama wartawan, Selasa (17/03/2026) sore, menyebut kerja sama ini difokuskan pada penjaminan kredit produktif guna mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM, khususnya yang memiliki potensi usaha namun terkendala keterbatasan agunan.

Upaya tersebut sebelumnya juga diperkuat melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi produk penjaminan pada 5 Maret 2026, yang dihadiri jajaran direksi serta perwakilan BPRS se-Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan itu, PT Jamkrida Kalsel memaparkan berbagai skema penjaminan yang dapat dimanfaatkan oleh BPR dan BPRS dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat.

M. Hanafi menegaskan bahwa BPR memiliki peran strategis karena kedekatannya dengan masyarakat hingga ke tingkat daerah, sehingga mampu menjangkau pelaku UMKM secara lebih luas.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Melalui sinergi ini, diharapkan akses pembiayaan bagi UMKM semakin terbuka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.

Sebagai tindak lanjut, sejumlah BPR di Kalimantan Selatan juga akan segera merealisasikan kerja sama sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko dalam penyaluran kredit.

Dengan dukungan penjaminan kredit dari PT Jamkrida Kalsel, BPR dan BPRS diharapkan dapat lebih optimal dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor usaha produktif.

Langkah ini tidak hanya membantu UMKM untuk berkembang dan naik kelas, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah serta membuka lapangan kerja baru.

(Kko)