INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Usia senja bukan alasan untuk berhenti belajar. Semangat itulah yang terpancar dari wajah para peserta wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Husnul Khatimah Banua Anyar, yang menggelar wisuda untuk tiga angkatan sekaligus, mulai dari tingkat dasar, madya, hingga lanjutan.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru di Sekretariat Bersama Khatib Dayan, Banjarmasin, Selasa (23/12/2025). Melalui pembelajaran yang telah dijalani, sekolah ini berharap mampu mewujudkan lansia yang SMART—Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.

Sebanyak 93 lansia resmi diwisuda, dengan rentang usia antara 60 hingga 87 tahun. Rinciannya, 43 peserta tingkat dasar, 23 peserta tingkat madya, dan 27 peserta tingkat lanjutan. Angka ini menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak pernah mengenal batas usia.

Kepala Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Husnul Khatimah Banua Anyar, Hajjah Maserah, mengaku salut dan bangga atas kegigihan para peserta yang rutin mengikuti pembelajaran dua kali setiap bulan. Materi yang diberikan mencakup pembinaan spiritual, emosional, kesehatan, lingkungan, serta penguatan nilai kehidupan.

“Kami bersyukur, kehadiran sekolah lansia ini mampu memberi semangat dan kegembiraan. Para peserta merasa jiwanya terisi, tidak lagi larut dalam kesepian,” ungkap Maserah.

Ia menambahkan, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Husnul Khatimah merupakan satu-satunya sekolah lansia yang berjalan mandiri di Kalimantan Selatan. Harapan terbesar setelah lulus di tingkat lanjutan adalah pendalaman sikap dan akhlak sebagai bekal kembali menghadap Sang Ilahi.

Kepala Sekolah Hj. Maserah (Tengah) bersama pada wisudawan yang merayakan kelulusannya

“Tujuan kami tiada lain agar para lansia menanggalkan sifat-sifat yang kurang baik dan mempersiapkan diri menuju husnul khatimah,” tambahnya.

Momen wisuda kali ini semakin menarik dengan kehadiran satu-satunya peserta laki-laki, Muhammad Thaha (68). Ia mengaku tertarik mengikuti sekolah lansia setelah mendengar pengumuman, karena terinspirasi oleh hadis Nabi tentang kewajiban menuntut ilmu hingga akhir hayat.

Muhammad Thaha saat memberikan pesan & kesan dalam wisuda

“Ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat akan mengangkat derajat kita di sisi Allah SWT. Itu yang saya pegang,” ujarnya mantap.

Meski belajar di tengah dominasi peserta perempuan, Muhammad Thaha tidak merasa minder. Justru ia menjadikan kesempatan ini sebagai bekal spiritual untuk masa akhir kehidupan.

Wisuda ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, Helfianoor, yang turut hadir dalam acara tersebut.

“Kami mengucapkan selamat atas pelaksanaan wisuda ketiga Sekolah Lansia Alam Husnul Khatimah. Semoga ini menjadi bagian dari upaya mendukung misi Wali Kota Banjarmasin mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera dengan keluarga lansia yang tangguh,” katanya.

Helfianoor menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara partisipasi masyarakat dan program pemerintah pusat, khususnya dalam mewujudkan lansia tangguh di Indonesia.

Saat ini Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Husnul Khatimah masih membuka pendaftaraan bagi peserta yang ingin bergabung, pembelajaran nantinya dimulai pada Januari – Juni, selama dua pekan sekali.

Foto bersama peserta wisuda dengan tamu undangan yang berhadir

(Kko)