Banjarmasin, Infoinaja.id – Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin melaksanakan Wisuda Tahap II Tahun 2025 yang diikuti 376 mahasiswa, Selasa (4/11/2025) di Galaxy Hotel Banjarmasin.
Sesuai Surat Keputusan Rektor, sebenarnya terdapat 504 mahasiswa yang dinyatakan lulus, namun tidak seluruhnya dapat hadir karena sebagian besar merupakan mahasiswa pekerja.
Para wisudawan secara resmi menyandang gelar akademik setelah menuntaskan studi di jenjang Magister, Sarjana, dan Diploma. Acara wisuda dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik UT, Dr. Meita Istianda, S.IP., M.Si., serta sejumlah mitra perguruan tinggi dan instansi di Kalimantan Selatan.
Direktur UT Banjarmasin, Ir. Mochamad Priono, M.Si., menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas kerja keras dan ketekunan mereka dalam menyelesaikan studi.
“Kuliah di UT itu bukan hal yang mudah. Tidak cukup hanya pintar, tapi juga harus punya strategi belajar yang baik, disiplin waktu, dan motivasi tinggi. Kalau tidak, tidak akan lulus,” ujar Priono.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan digital bagi lulusan UT.
“Kita memasuki era digitalisasi, dan mahasiswa UT sudah terbiasa menggunakan teknologi komunikasi. Harapannya, mereka bisa menjadi contoh di tempat kerja masing-masing bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat, agar layanan menjadi lebih cepat dan efisien,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. Meita Istianda memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan UT Banjarmasin yang dinilai sangat pesat dalam lima tahun terakhir.
“Tahun 2019 jumlah mahasiswa UT Banjarmasin hanya sekitar 4.600 orang. Sekarang sudah mencapai 13.600 mahasiswa. Itu peningkatan hampir 300 persen, luar biasa sekali,” ungkap Meita.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat Kalimantan Selatan terhadap pendidikan tinggi, seiring dukungan kuat dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai lembaga dan instansi.
“Ini bukan hanya keberhasilan UT, tetapi juga dukungan banyak pihak. Semakin tinggi semangat masyarakat menempuh pendidikan, semakin meningkat pula indeks pembangunan manusia,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Universitas Terbuka merupakan lembaga pendidikan tinggi yang memberikan akses luas bagi seluruh masyarakat tanpa batas ruang dan waktu. Melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT membuktikan bahwa teknologi dan inovasi bisa menjadi jembatan dalam mencerdaskan bangsa,” ujarnya.
Adapun tema wisuda kali ini “Penguatan Ekosistem Digital, Fondasi Inovasi Pemerintahan Masa Depan” dinilai relevan dengan arah pembangunan, yakni menyiapkan SDM unggul, adaptif, dan inovatif di tengah transformasi digital.
“Lulusan UT diharapkan tak hanya menjadi sarjana berilmu, tapi juga agen perubahan yang membawa nilai integritas dan profesionalisme,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, UT Banjarmasin juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Salah satunya adalah Muhammad Ihya Ulumuddin, lulusan Magister Pendidikan Bahasa Inggris, yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

“Ilmu yang saya dapat dari UT akan saya terapkan di tempat saya bekerja, di SMPN 1 Murung Pudak, Tabalong. Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan sistem kuliah di UT yang fleksibel,” ujar Ihya.
Dengan semangat belajar tanpa batas dan dukungan teknologi pendidikan jarak jauh, UT Banjarmasin terus menjadi pelopor pendidikan tinggi inklusif dan adaptif, membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terus maju bersama ilmu pengetahuan.
(Kko)

Tinggalkan Balasan