INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Pentingnya peran kepala desa (pembakal) dalam memajukan wilayahnya terbukti berdampak langsung pada tingkat kesejahteraan masyarakat. Menyadari hal tersebut, empat organisasi desa se-Kalimantan Selatan menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi di Hotel Pop Banjarmasin, Rabu (20/5/2026).
Keempat organisasi tersebut meliputi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), dan Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABDSI).
Mengusung tema “Merangkul Semua Mewujudkan Kemandirian Desa”, pertemuan ini menjadi momen perdana keempat organisasi duduk bersama menyatukan visi dan misi.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Adrizal, menyampaikan bahwa pertemuan ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi tanpa memandang sekat organisasi.
“Kita ingin semangat membangun desa ini tidak dihalangi oleh ego organisasi masing-masing. Mari kita bangun desa dengan kekompakan dan kedamaian. Membangun desa tidak bisa sendiri-sendiri, kita harus saling merangkul dan bergotong royong,” tegas Adrizal.
Kehadiran puluhan pembakal dalam agenda ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Suripno Sumas. Menurutnya, penyatuan keempat organisasi ini merupakan langkah strategis yang sangat positif.
“Kami apresiasi langkah penyatuan visi misi dari keempat organisasi ini. Kami yakin pertemuan hari ini akan membuahkan hasil yang bagus. Harapannya, melalui koordinasi yang kuat, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan dapat terus ditingkatkan,” ucap Suripno.
Lebih jauh, kemajuan suatu desa juga tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Kasubdit 1 Direktorat Intelkam Polda Kalsel, AKBP Dr. Soetrijono, berharap sinergi yang terbangun dapat memudahkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat akar rumput.
“Kegiatan ini menjadi awal kebersamaan kita untuk membangun dan bekerja bersama. Kepolisian tentu ikut berperan menjaga kondusivitas Kamtibmas. Dengan adanya deteksi dini dari tingkat desa, serta sinergitas antara aparat desa, DPRD, dan kepolisian, upaya menjaga Kalimantan Selatan yang aman dan maju akan jauh lebih efektif,” tutup AKBP Soetrijono.
Dalam forum ini juga disepaki akan dibentuk satu himpunan yang menyatukan empat organisasi tersebut, sehingga lebih sering bertemu dan bertukar pikiran untuk kemaslahatan bersama.
(Zyyn)

Tinggalkan Balasan