INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-89 serta Magister dan Doktor ke-59. Acara pengukuhan ini berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Kampus Dua UIN Antasari Banjarmasin, pada Sabtu (25/4/2026).
Pada periode ini, UIN Antasari resmi mengukuhkan sebanyak 539 lulusan. Rinciannya terdiri dari 3 lulusan program Doktor, 61 Magister, dan 475 Sarjana dari berbagai fakultas. Dengan bertambahnya wisudawan kali ini, terhitung sejak berdiri pada tahun 1964, UIN Antasari telah melahirkan lebih dari 36 ribu lulusan yang tersebar di berbagai sektor.
Kualitas akademik para lulusan UIN Antasari patut mendapat apresiasi tinggi. Mayoritas lulusan menorehkan prestasi membanggakan, di mana 379 orang berhasil meraih predikat Sangat Memuaskan. Lebih istimewa lagi, 157 lulusan sukses menyandang predikat Pujian atau Cumlaude.
Rektor UIN Antasari, Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd. dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah sekadar simbol intelektualitas. Di tengah kompetisi global, lulusan dituntut untuk menjadi insan yang unggul, berakhlak, dan berdampak nyata bagi kemanusiaan.
“Menjawab tantangan dunia kerja yang ketat, kampus tidak hanya sekadar memberikan ilmu, tetapi juga membekali mahasiswa dengan sertifikasi profesi resmi,” tegas Prof. Nida.
Beliau juga berpesan agar para lulusan mampu beradaptasi, serta memegang teguh integritas dan kejujuran sebagai modal utama di dunia kerja. Selain itu, lulusan juga diharapkan memiliki kepercayaan diri dan sikap responsif serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar, selaras dengan visi misi kampus.
Memanfaatkan momen bahagia tersebut, Rektor turut mengundang para calon mahasiswa baru untuk bergabung ke UIN Antasari. Ia menyampaikan bahwa proses seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) saat ini masih terbuka.
“Jalur pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) masih berlangsung, dan nantinya akan disusul oleh jalur Ujian Mandiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Nida meyakinkan calon mahasiswa agar tidak perlu khawatir mengenai biaya pendidikan. UIN Antasari telah menyediakan beragam program bantuan pendidikan, mulai dari Beasiswa Putra Daerah Tabalong, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Bank Indonesia, hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang kuotanya mencapai 500 orang per tahun.
Adapun lulusan terbaik pada wisuda kali ini didominasi oleh mahasiswa yang berhasil menyelesaikan masa studi hanya dalam 3,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, di antaranya:
- Nur Apriliani Bahri, S.E. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Prodi Ekonomi Syariah), mencetak rekor IPK 3.92.
- Muhammad Romadoni, S.Ag. dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir), meraih IPK 3.91.
- Huda Maulida, S.Pd. dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Prodi Tadris Bahasa Inggris), meraih IPK 3.91.
- Akhmad Wafi, S.H. dari Fakultas Syariah (Prodi Hukum Keluarga Islam), meraih IPK 3.90.
- Novea Fitriana, S.Sos. dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam), meraih IPK 3.90.


Tinggalkan Balasan