INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Al-Furqan Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Wisuda Tahfiz Al-Qur’an Angkatan ke-6 yang diikuti lebih dari 200 santri dari berbagai jenjang pendidikan.
Wisuda tahfiz digelar di Masjid Qalbun Salim, kawasan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Al-Furqan Banjarmasin, pada Sabtu (13/12). Para peserta berasal dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.
Mudir Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Al-Furqan Banjarmasin, Fahmi Riady, mengatakan sebagian besar peserta wisuda merupakan santri yang tinggal di asrama atau mondok. Menurutnya, lingkungan pesantren sangat mendukung proses pembinaan hafalan Al-Qur’an secara berkelanjutan.
“Mayoritas peserta wisuda adalah santri yang mondok. Dengan sistem pembinaan yang terarah, Alhamdulillah mereka mampu mencapai target hafalan dengan baik,” ujarnya.

Fahmi menjelaskan, capaian hafalan para wisudawan dan wisudawati cukup beragam, mulai dari satu juz hingga hafalan tertinggi mencapai 20 juz. Sebelum diwisuda, seluruh peserta harus melalui proses uji hafalan secara langsung di hadapan para penguji dan tamu undangan.
“Para santri diuji langsung dengan metode sambung ayat. Alhamdulillah, mereka mampu menjawab dan melanjutkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan lancar,”
Ia berharap para santri yang telah diwisuda tidak berhenti sampai di tahap ini, namun terus menjaga hafalan dengan rutin melakukan murajaah serta menambah hafalan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap hafalan yang sudah diraih bisa terus dijaga dan ditingkatkan. Jangan sampai berhenti setelah wisuda,” tuturnya.
Selain fokus pada capaian santri, pihak pondok pesantren juga terus memperkuat mutu pendidikan tahfiz. Salah satu program yang dijalankan adalah karantina tahfiz yang rutin dilaksanakan pada bulan Ramadan.
“Program karantina tahfiz ini kami siapkan untuk mengoptimalkan hafalan santri, terutama saat Ramadan,” jelas Fahmi.
Dalam kegiatan wisuda tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada wisudawan dan wisudawati terbaik. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi santri lainnya yang tengah berproses menjadi hafiz dan hafizah Al-Qur’an.
(Zyn)

Tinggalkan Balasan