INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Masyarakat yang ingin bergabung menjadi warga persyarikatan Muhammadiyah kini tidak perlu lagi bingung mengenai prosedur pendaftaran kartu anggota. Melalui digitalisasi organisasi, proses pendaftaran kini dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Muhammadiyah Aisyiyah Super App (Masa) yang tersedia di Playstore maupun AppStore.

Guna memantapkan program tersebut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen dan Verifikator Satumu Kalsel di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Jalan S. Parman, Sabtu (04/04/2026).

Ketua Pelaksana Bimtek, Drs.Asrani.M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan Training of Trainer (TOT) ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 527 terkait layanan digitalisasi persyarikatan.

“Ini adalah langkah kita menuju Muhammadiyah yang berkemajuan, profesional, dan modern. Kami menyiapkan SDM untuk melaksanakan percepatan proses pembuatan E-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik),” ujar Arsani.

Ia menambahkan bahwa aplikasi Masa nantinya akan menyatukan berbagai layanan digital organisasi lainnya. Setelah pelatihan di tingkat wilayah, program ini akan segera disosialisasikan secara berjenjang ke tingkat daerah, cabang, hingga ranting.

Ketua PWM Kalsel, Prof. Dr. Ridhahani Fidzi, M.Pd, menekankan bahwa Muhammadiyah harus mampu menangkap peluang di era digital. Integrasi data melalui sistem “Datamu” yang di dalamnya mencakup berbagai macam platfrom lainnya.

Ketua PWM Kalsel, Prof. Dr. Ridhahani Fidzi, M.Pd, saat memberikan sambutan dalam TOT

“Dengan aplikasi ini, kita ingin memastikan anggota Muhammadiyah adalah mereka yang benar-benar berkomitmen, bukan anggota ‘abal-abal’. Sebab, di dalamnya terdapat kewajiban membayar iuran melalui perbankan yang telah bekerja sama, yakni Bank Danamon Syariah,” jelas Guru Besar UIN Antasari tersebut.

Prof. Ridhahani juga menyebutkan bahwa kemudahan akses melalui ponsel pintar ini menyasar generasi muda atau Gen Z yang memiliki minat tinggi untuk bergabung dengan persyarikatan.

Meskipun pendaftaran dilakukan secara daring (online), proses verifikasi tetap dilakukan secara ketat oleh pimpinan di tingkat Ranting dan Cabang untuk memastikan latar belakang calon anggota.

Agen dan Verifikator Satumu Kalsel tampak serius mengikuti TOT

Adapun rincian biaya yang perlu disiapkan calon anggota meliputi:

* Dana Awal: Rp50.000

* Iuran Bulanan: Rp15.000

“Iuran ini akan didistribusikan kembali untuk pergerakan organisasi, di mana porsi terbesar yakni 45% dialokasikan untuk Ranting. Ini murni untuk organisasi, karena rekening yang digunakan adalah rekening atas nama organisasi, bukan pribadi,” pungkasnya.

Melalui sistem ini, PWM Kalsel menggaungkan semangat: “Tidak ada hari tanpa memberi, tidak ada minggu tanpa membantu, tidak ada bulan tanpa iuran, dan tidak ada tahun tanpa membangun.”

(Kko)