INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan nilai dakwah dan pendidikan di Kota Banjarmasin. Hal ini dibuktikan dengan peresmian gedung dan operasional Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Nuruddin, yang diresmikan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarmasin, Sabtu (11/04/2026).
Kehadiran lembaga pendidikan usia dini ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan, sekaligus mengakomodasi kebutuhan belajar anak-anak panti dan masyarakat sekitar.
Ketua Panti Asuhan Muhammadiyah Nuruddin, Drs. H. Rusdiansyah, M.Pd., menjelaskan bahwa TK ini sebenarnya telah berjalan sekitar tiga tahun dan terus menunjukkan perkembangan positif. Latar belakang pendiriannya tidak lepas dari banyaknya anak asuh di panti yang masih berusia di bawah jenjang Sekolah Dasar (SD).
“Kehadiran TK ini sangat membantu masyarakat di lingkungan setempat sehingga tidak perlu jauh-jauh lagi menyekolahkan anaknya. Lembaga ini murni berada di bawah naungan, pengelolaan, dan tanggung jawab panti asuhan dari A sampai Z. Secara administrasi, kami juga sudah memenuhi persyaratan dan terdaftar di Dinas Pendidikan,” ungkap Rusdiansyah.
Ia juga menambahkan fakta menarik terkait status kepemilikan lembaga ini. “Secara struktural, TK Nuruddin merupakan amal usaha pendidikan sekaligus aset milik PDM Kota Banjarmasin. Barangkali, ini adalah satu-satunya TK yang dimiliki secara langsung oleh PDM,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Banjarmasin, Drs. H. Maskur, M.M., memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan amal usaha panti asuhan yang berada di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak tersebut. Ia pun memberikan penjelasan khusus terkait posisi TK Islam Nuruddin dalam struktur pendidikan persyarikatan.
“Masyarakat perlu mengetahui bahwa TK Islam Nuruddin ini berbeda dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA). Biasanya, kewenangan penyelenggaraan pendidikan Muhammadiyah itu dari jenjang SD hingga SMA, sementara TK menjadi kewenangan Aisyiyah. Namun, TK Nuruddin ini adalah unit khusus dari amal usaha panti asuhan yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menitipkan pendidikan anak-anak mereka,” jelas Maskur.
Meski demikian, Maskur memastikan bahwa kurikulum utama tetap mengacu pada standar Dinas Pendidikan, dengan penguatan pada nilai-nilai keagamaan. “Pembelajaran Al-Islam kita tambahkan agar anak-anak dibekali ilmu agama. Pendidikan adalah salah satu pilar dakwah persyarikatan. Semakin banyak unit amal usaha seperti sekolah, panti, masjid, atau rumah sakit, maka strategi dakwah kita akan semakin mudah menjangkau masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran gedung baru TK Islam Nuruddin ini turut disambut positif oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Pengawas Banjarmasin Selatan, Sakreani. Menurutnya, fasilitas baru ini sangat esensial di tengah pesatnya perkembangan kawasan pemukiman.
“Kami dari pengawas pembina mengucapkan terima kasih. Gedung ini menambah sarana dan daya tampung bagi anak-anak yang ingin masuk sekolah, terutama di jenjang TK. Apalagi dengan berkembangnya perumahan di sekitar sini, warga sangat antusias mencari fasilitas pendidikan yang lengkap,” tutur Sakreani.
Ia berharap, gedung baru tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para tenaga pendidik. “Semoga ini menjadi motivasi bagi guru dan kepala sekolah untuk lebih berkembang dan mengeksplorasi potensi anak didik. Tujuannya satu, melahirkan generasi yang berkualitas secara spiritual maupun memiliki kecerdasan lainnya sesuai harapan kita bersama,” tutupnya.
(Kko)

Tinggalkan Balasan