INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin menggelar Wisuda Sarjana ke-28 dan Wisuda Magister Manajemen ke-17 di Resto Lima Rasa, Jalan Ahmad Yani Km 3,5 Banjarmasin, Sabtu (22/11/2025). Pada momentum ini, kampus menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang berdampak, mandiri, inovatif, dan berkarakter di era ekonomi digital.

Pada tahun akademik ini, STIEPAN meluluskan 808 wisudawan, terdiri atas 109 lulusan S1 Akuntansi, 280 lulusan S1 Manajemen, serta 419 lulusan Magister Manajemen.

Ketua STIEPAN Banjarmasin, Dr. Sutrisno, S.E., M.M. menyampaikan bahwa lulusan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital yang cepat sekaligus memiliki karakter kuat sebagai modal bersaing di dunia kerja.

Ia menambahkan, selama masa perkuliahan mahasiswa telah dibekali dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan pencapaian kompetensi pada setiap mata kuliah sehingga lulusan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri.

Project Officer STIEPAN, Dr. M. Andri Radiany, S.E., BFt., MM, mengungkapkan bahwa pihak kampus tengah mempersiapkan ekspansi akademik melalui pembukaan dua program studi baru, yakni S1 Digital Bisnis dan Program Doktor Ilmu Manajemen.

Keduanya diproyeksikan menjadi program unggulan dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Pada wisuda tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo, S.E., M.M., turut menerima gelar Magister Manajemen.

Kartoyo menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses yang tidak pernah berhenti dan ilmu yang diperolehnya akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas dirinya sebagai wakil rakyat.

“Dengan belajar secara berkelanjutan, saya berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Banjarmasin sekaligus Ketua Ikatan Alumni STIE Pancasetia, H. Muhammad Yamin HR, S.Far., Apt., M.M, hadir memberikan orasi ilmiah.

Ia menekankan pentingnya ketangguhan intelektual, kemampuan adaptasi, dan integritas sebagai modal utama menghadapi dinamika dunia industri dan tata kelola kota.

Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga kreatif dan mampu menciptakan peluang baru.
Orasi ilmiah Wali Kota Yamin menjadi penegas bahwa STIE Pancasetia tidak hanya melahirkan sarjana, tetapi juga calon pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan Banua yang siap bersaing di era ekonomi digital.

(Kko)