Banjir di Jalan Pantura Kaligawe Semarang Masih Mengganggu Lalu Lintas

Jalan Pantura Kaligawe di Semarang masih tergenang banjir pada hari Kamis (23/10/2025) pagi. Kondisi ini menyebabkan kemacetan yang mengular, terutama dari arah Semarang ke Demak dan sebaliknya. Banjir tersebut terjadi sejak Selasa (21/10/2025), akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Untuk mengatasi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang telah menyiagakan truk serbaguna dan perahu karet guna membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah kondisi banjir yang masih berlangsung.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan bahwa satu unit truk serbaguna disiagakan di depan Masjid Kubro. Truk ini ditempatkan atas permintaan Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RSI Sultan Agung) untuk persiapan evakuasi pasien maupun tenaga medis.

“Ini truk serbaguna kami siapkan di depan Masjid Kubro mulai pagi hari ini, atas permintaan dari RSI Sultan Agung, untuk persiapan evakuasi pasien yang keluar maupun masuk serta tenaga medis dari RSI Sultan Agung,” ujar Endro pada hari Kamis.

Selain itu, truk serbaguna juga disiapkan di wilayah lain yang membutuhkan. Endro menjelaskan bahwa penempatan truk tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan. “Kami menyiagakan truk serbaguna sementara satu ya, sesuai dengan kebutuhan juga, karena truk juga kita tempatkan bukan hanya di sana. Kita persiapkan di Tlogosari Kulon juga,” tambahnya.

Tim BPBD juga mengerahkan perahu karet ke wilayah terdampak banjir di Pantura Kaligawe untuk membantu warga yang terjebak. Perahu karet ini digunakan sebagai alat bantu dalam proses evakuasi dan pengangkutan logistik.

Selain melakukan evakuasi, pihak BPBD juga membuka dapur umum di Bangetayu Wetan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga yang terdampak banjir. Dapur umum ini mulai beroperasi sejak Rabu sore lalu, dengan distribusi makanan siap saji dilakukan hingga tadi malam.

“Sejak kemarin sore, di samping perahu karet, kami juga membuka dapur umum. Kami tempatkan itu di Bangetayu Wetan. Berdasarkan laporan, warga yang terdampak cukup banyak sehingga termasuk distribusi makanan siap saji itu kita lakukan sejak kemarin petang sampai tadi malam,” jelas Endro.

Meskipun akses Jalan Pantura Kaligawe saat ini masih bisa dilalui kendaraan, namun kondisi lalu lintas tetap tersendat. Antisipasi tetap dilakukan oleh BPBD Kota Semarang guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah situasi banjir yang masih berlangsung.