INFOINAJA.ID, BANJARMASIN Ikatan Saudagar dan Wirausaha ‘Aisyiyah (Iswara) Kota Banjarmasin menggelar perayaan Milad pertama yang berlangsung semarak di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (8/8/2026).

Perayaan ini dirangkai dengan sejumlah agenda strategis, mulai dari bazar UMKM, pengukuhan Klinik Usaha Keluarga ‘Aisyiyah (KUKA), peluncuran akun Instagram Rumah Iswara, hingga tausiyah agama oleh Ustaz Mairijani.

Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) ‘Aisyiyah Kota Banjarmasin, Hj. Maserah, menyampaikan bahwa Iswara merupakan wadah untuk menghimpun, membina, dan mengembangkan potensi bisnis para pelaku usaha perempuan. Pengukuhan KUKA dalam acara ini, sekaligus menandai rampungnya tujuh program kerja MEK periode 2022-2027.

Ketua MEK PDA Kota Banjarmasin Hj. Maserah saat memberikan sambutan dalam milad 1 ISWARA

“Alhamdulillah, kami mempunyai tujuh program yang saling berkaitan dan menunjang. Pengukuhan KUKA hari ini adalah program yang terakhir. Karena semua program kami sudah tuntas, ke depannya kami tinggal fokus untuk meningkatkan, mengembangkan, dan mengevaluasi,” ujar Maserah.

Maserah menganalogikan perkembangan Iswara ibarat pertumbuhan anak balita yang jenius. Meski baru berusia satu tahun, Iswara sudah mampu “berlari kencang” melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan ekonomi dan berhasil menghimpun banyak saudagar UMKM perempuan.

Peluncuran Instagram Rumah Iswara Bersama Wakil Walikota Banjarmasin

Melalui kehadiran Klinik Usaha Keluarga ‘Aisyiyah (KUKA), para pelaku UMKM akan didampingi secara intensif untuk menyelesaikan berbagai kendala bisnis, mulai dari masalah pengemasan, strategi pemasaran, hingga perbaikan kualitas produk.

“Harapan kami, bagi UMKM yang sudah memenuhi standar, mengantongi izin berusaha (NIB), serta berlabel halal, mereka nantinya bisa masuk ke toko-toko besar seperti supermarket atau minimarket,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Dorong UMKM Kuasai Pasar Digital

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, yang turut hadir meresmikan akun Instagram Rumah Iswara, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Iswara dan KUKA dalam mencetak perempuan mandiri.

Dalam sambutannya, Ananda mendorong para pelaku UMKM ‘Aisyiyah untuk semakin adaptif dan aktif memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana perluasan pasar.

“Media sosial tidak semata-mata menjadi tempat promosi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kolaborasi untuk benar-benar memahami kebutuhan pasar,” kata Ananda.

Ia juga mengingatkan agar para saudagar perempuan tidak hanya bergantung pada satu aplikasi saja. UMKM didorong untuk merambah berbagai platform yang sedang tren saat ini, seperti TikTok, Facebook, Threads, dan media sosial lainnya guna memperluas jangkauan pembeli.

Mengingat sektor perdagangan dan jasa merupakan urat nadi perekonomian di Kota Banjarmasin, Ananda menilai peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha menjadi kunci utama mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita berharap Iswara tidak hanya sekadar menjadi wadah berkumpulnya para pelaku UMKM, tetapi benar-benar mampu melahirkan lebih banyak perempuan tangguh yang mandiri secara ekonomi dan sukses mengembangkan usahanya,” pungkas Ananda.

(Zyyn)