infoinaja.id
Sepupu Khabib, Umar Nurmagomedov, memberikan respons tajam setelah dianggap rendah oleh juara kelas bantam UFC, Merab Dvalishvili.

Umar masih menyimpan rasa ingin balas dendam setelah kalah dari Merab Dvalishvili dalam pertandingan UFC 311.
Setelah sembilan bulan tidak bertarung, Umar akan kembali berlaga dalam UFC 321 pada akhir pekan ini, tepatnya hari Minggu (26/10/2025). Ia akan menghadapi Mario Bautista dalam pertandingan yang menjadi bagian dari duel antara Tom Aspinall melawan Ciryl Gane.
Jelang pertandingan tersebut, Umar kembali dikaitkan dengan Merab Dvalishvili, sang penguasa kelas bantam. Kekalahannya di UFC 311 telah merusak reputasi besar Khabib Nurmagomedov.
Merab bahkan menyatakan bahwa ia hanya akan menerima tantangan ulang dari Umar setelah menyelesaikan 10 pertandingan. Saat ini, Merab sangat aktif menerima tantangan sebagai juara kelas bantam.
Pemenang Georgia itu baru saja mengalahkan Sean O’Malley dan Cory Sandhagen. Ia juga dijadwalkan untuk menghadapi Petr Yan dalam pertandingan UFC 323 pada Desember mendatang.
Sementara itu, nama Umar belum masuk daftar lawan berikutnya The Machine.
“Kalau ditanya, saya rasa dia akan bilang, ‘Dia harus bertarung 10 kali sampai menang 10 kali,'” ujar Nurmagomedov mengenai kemungkinan pertandingan ulang dengan Merab.
“Apa yang bisa saya katakan? Itu cuma pendapatnya, dan dia bisa bilang apa saja, tapi kenyataannya akan berbeda,” tambahnya.
Umar menjawab pernyataan Merab dengan kepercayaan diri tinggi setelah kembali dari masa pengasingan.
“Karena dia (Merab) tahu, semua orang tahu kenapa dia bicara seperti ini,” ucap Umar.
“Karena dia tahu apa yang akan terjadi dalam pertarungan selanjutnya.”
“Dia tahu itu sangat ketat, dan itu lucu bagi semua orang, bukan hanya bagi saya. Semua orang bisa melihatnya,” jelasnya.
Meskipun menang melawan Bautista, Umar belum tentu diberi kesempatan untuk menantang Merab. Namun, murid Khabib itu menegaskan bahwa dirinya tidak akan diam saja.
Petarung dengan rekor 18-1 ini akan aktif mencari lawan hingga akhirnya UFC memberikannya pertarungan sabuk.
“Entahlah (soal Merab yang menghindar),” ucap Nurmagomedov.
“Itu urusannya, dia bisa melakukan apa pun yang dia mau.”
“Terkadang sulit membicarakan apa yang kita inginkan.”
“Bagaimana saya bisa bicara tentang alasannya melakukan ini?”
“Kita lihat saja nanti setelah pertarungannya, pertarungan saya, dan jika dia mencoba menghindar, mencoba bicara tentang pertarungannya pada April dan Maret, maka situasinya akan seperti itu.”
“Sekalipun dia akan mencoba menghindar, aku tak mau menunggu.”
“Aku ingin aktif, aku ingin berjuang, dan kuharap aku akan berjuang,” paparnya.
Umar juga membuka kemungkinan pertarungan berikutnya pada Januari atau Februari tahun depan.
“Kita lihat saja setelah pertarungan ini.”
‘Jika memungkinkan, saya akan bertarung pada bulan Januari atau Februari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan