INFOINAJA.ID, BANJAR – Partai Gerakan Perubahan Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Seperti halnya banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mendapat perhatian khusus dari Partai ini. Sebagai bentuk kepedulian sosial, maka disalurkan bantuan berupa 150 paket sembako serta puluhan dus air mineral kepada warga terdampak di empat kecamatan, Sabtu (17/1/2026).
Bantuan disalurkan ke empat kecamatan, yakni Martapura Kota, Martapura Timur, Martapura Barat, dan Sungai Tabuk. Lokasi pertama penyaluran dilakukan di Kampung Jawa, Martapura Kota. Di wilayah ini, sebanyak 35 paket sembako dibagikan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door) agar bantuan tepat sasaran, begitu pula di daerah selanjutnya.
Ketua Administrator Politik Wilayah (APW) Partai Gerakan Perubahan Kalimantan Selatan, Yulianto Dahlan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian partai terhadap masyarakat yang masih mengalami kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari akibat banjir yang berkepanjangan.
“Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian Partai Gerakan Perubahan kepada masyarakat Kabupaten Banjar yang terdampak banjir rob. Kami melihat masih banyak warga yang aktivitasnya terganggu,” ujar Yulianto.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Yulianto juga menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong para pengurus, kader, dan simpatisan partai.
“Semua bantuan ini murni dari para pengurus, kader, dan simpatisan Partai Gerakan Perubahan. Semoga bisa sedikit membantu dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Halimah, warga Kelurahan Jawa Laut, Martapura Kota, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Terlebih, banjir di wilayahnya baru surut dalam dua hari terakhir.
“Alhamdulillah dapat paket sembako. Apalagi banjir baru dua hari surut, jadi bantuan ini sangat membantu,” ucap Halimah.
Hal senada disampaikan Damayanti, warga Pekauman Ulu, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, banjir telah berlangsung hampir satu bulan dan berdampak besar terhadap aktivitas warga.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Banjir sudah hampir satu bulan, jadi aktivitas sangat terbatas,” katanya.
Ungkapan serupa juga disampaikan Halidah, warga Desa Sungai Rangas, Kecamatan Sungai Tabuk. Ia mengaku kesulitan beraktivitas karena tingginya debit air, terlebih profesinya sebagai pencari ikan di sungai.
“Saya sangat bersyukur. Air masih tinggi, jadi tidak bisa memancing. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Partai Gerakan Perubahan berharap masyarakat tetap tabah dan kuat dalam menghadapi musibah banjir rob, serta dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.
(Zhn)

Tinggalkan Balasan