INFOINAJA.ID, BANJARMASIN – Estafet kepemimpinan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin resmi berganti. H. Aftahudin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Banjarmasin dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang diselenggarakan di Hotel Harper Banjarmasin, Minggu (12/7/2026).

Pemilihan ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) PMI Sudirman Said, Staf Ahli Bidang Ekonomi Gubernur Kalsel Rusma Khazairin, serta Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri.

Ketua Bidang Organisasi PP PMI, Sudirman Said dalam arahannya menekankan bahwa tantangan kemanusiaan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, terbentuknya kepengurusan definitif melalui mekanisme konstitusional sangat krusial.

“Kami berharap Muskot ini dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang inklusif, mampu merangkul semua pihak, serta bekerja secara efektif dalam menyelesaikan berbagai tugas ke depan,” tegas Sudirman.

Menjawab tantangan tersebut, H. Aftahudin langsung tancap gas memaparkan sejumlah program prioritasnya. Fokus utamanya adalah menghadirkan Fasilitas Unit Transfusi Darah (UTD) yang hingga kini belum dimiliki oleh PMI Kota Banjarmasin.

“PMI Kota Banjarmasin saat ini belum memiliki Unit Transfusi Darah. Karena itu, kami akan berupaya menyiapkan lahan secara mandiri sebagai langkah awal. Insya Allah, persiapan tersebut mulai direalisasikan dalam enam bulan ke depan,” ungkap Aftahudin usai penetapan dirinya.

Selain infrastruktur UTD, Aftahudin juga membidik perbaikan tata kelola medis. Pihaknya berencana menggandeng PMI Surabaya untuk meningkatkan standar pengelolaan limbah medis agar sesuai dengan regulasi kesehatan yang berlaku.

Tak ketinggalan, peningkatan jumlah pendonor darah di Kota Seribu Sungai juga menjadi sorotan. Menurut Aftahudin, kunci untuk menarik partisipasi masyarakat adalah dengan mengoptimalkan kualitas pelayanan.

“Masyarakat yang mendonorkan darahnya pada dasarnya tidak mengharapkan imbalan apa pun. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kami memberikan pelayanan terbaik serta bentuk apresiasi atas kepedulian mereka membantu sesama,” tambahnya.

Melalui kepemimpinan baru ini, PMI Kota Banjarmasin diharapkan dapat memperkokoh sinergi dengan PMI Provinsi Kalimantan Selatan maupun stakeholder terkait, demi menjamin ketersediaan darah dan memperluas jangkauan layanan kemanusiaan bagi warga Banjarmasin.

(Zhn)